SAVE TO INDONESIA
(Lindungi indonesia)
Indonesia
adalah Negara yang merdeka pada 17 agustus 1945 disaat itu adalah kemerdekaan
yang dikorbankan dengan nyawa pemuda
melawan penjajahan yang melanda.
disaat Indonesia merdeka maka tersenyumlah Indonesia karena tidak ada
lagi tumpah darah di sana. Tetapi pertanyaanya sekarang apakah Indonesia bisa
terlindungi dengan kemerdekaannya? Dulu Indonesia dijajah dengan peperangan dan
sekarang munkin dijajah dengan ekonomi
hingga menumpuk hutang hutang Indonesia bahkan anak cucu kita yang masih
belum lahir, itu sudah menanggung hutang.
Perlindungan Indonesia ada ditangan
mereka para wakil rakyat Negara, mereka adalah DPR (sekelompok manusia yang
diberi amanah oleh rakyat untuk menyalurkan aspirasi mereka). Betapa
mulianya tugas mereka karena dengan mereka aspirasi rakyat dapat tersalurkan
demi kemakmuran dan kesejahteraan kita. Tidak dapat dibayangkan apabila wakil
rakyat tidak ada maka aspirasi rakyat tidak dapat tersalurka. Namun sebaliknya
apabila amanah mulia ini diabaikan maka sulit kemakmuran dan kesejahteraan
terwujud.
Kenyataan di
tengah masrakat (walaupun tidak semua) akan tetapi banyak dikalangan DPR yang
telah melenceng dari misi yang mulia tersebut. Sehingga sering kita dengar “
free sex dan menerima harta secara illegal dikalangan DPR adalah hal yang
biasa.” Kalau ini kenyataannya bagaimana rakyat bisa makmur!
Tak heran banyak
orang yang enggan menyalurkan hak mereka dalam pemilihan legislatif, atau
presiden. Gubernur dan bupati. Hal ini dikarenakan antara kampanye dengan
realitas bertolak belakang 180 derajat.
Apabila mereka(
DPR atau lainnya) membuat slogan “aji mumpung” mereka tidak akan bisa berbuat
banyak hal ini telah dialami oleh tentara thalut yang di abadikan dalam
Al-Quran surat al baqaraoh ayat 249
Ayat tersebut
menggambarkan tentara thalut yang serakah, tidak tahan uji, mereka mengambil
air di sungai over dosis pada hal instruksi allah SWT. Boleh mengambil air
minum tapi jangan lebih dari satu gelas. Namun sebaliknya mereka beranggap “
air ini bersih, murni dan segar gratis pula!” air ini adalah untuk persiapan
perairan kita apabila haus karena perang menghadapi jalut. Sehingga mereka
mengambil air kelewatan batas.
Apa yang terjadi!
Justru sebaliknya, tentara thalut tidak mempunyai kemampuan sedikitpun untuk
menghadapi raja jalut si raja dhalim itu.
Ini adalah fakta
sejarah bagaimana akibat orang yang serakah rakus dan tamak menggunakan dalil
aji mumpung, mumpung berkuasa mumpung jadi presiden, mumpung jadi bupati,
mumpung jadi kepala desa mereka ambil hak sewenang – wenangnya. Mereka
mengambil harta secara illegal demi memuaskan nafsu belaka atau untuk menutupi
biaya ketika mencalonkan diri menjadi DPR dan lainnya. Kalau ini yang terjadi
maka tidak akan jauh dengan tentara thalut yang tidak mempunyai kemampuan untuk
berperang sedikitpun,
Indonesia adalah
Negara yang memiliki tanah yang subur laksana surga, apabila ditanami tongkat
maka akan menjadi pohon, tak heran kalau belanda merasa iri pada tanah
Indonesia, namun ironesnya, kesuburan dan kemakmuran hanya dinikmati oleh segelintir
orang, justru penduduknya masih banyak yang hidup di bawah garis kemiskinan,
pengangguran dimana-mana, sarjana tapi ijazah tidak laku, bayi kurang gizi.
Adalah fakta yang
tak bisa kita pungkiri, bawa apabila wakil rakyat telah melenceng dari misinya
maka mereka tidak akan bisa berbuat banyak terhadap kemakmuran rakyat. Hal ini
adalah justru yang menanggung pedihnya adalah rakyat jelata.
Ironisnya lagi
memang indosnesia adalah Negara yang subur, tongkat ditanam akan menjadi pohon,
sementara hutan, lautan yang membentang merupakan stok yang cukup untuk rakyat
Indonesia,namun kenyataannya, justru sebaliknya berapa banyak rakyat Indonesia
yang hijrah ke malaisiya, ke arab Saudi yang note benenya adalah pekerjaan yang
kasar. Mengapa mereka hijrah? Jawabannya karena hidup di Indonesia tidak
menjanjikan! Mengapa jawabannya demikian? Karena mereka tidak diberi kesempatan
untuk menikmati hasil dari tanah airnya sendiri…..
Semoga allah SWT.
Memberikan hidayahnya kepada mereka sehingga Mereka dapat melindungi indonisia.
Amin….
·
Abd. Hamid
·
Penulis adalah
mahasiswa STAI Al-khairat semester I, santri mambaul ulum bata bata
Tidak ada komentar:
Posting Komentar