Jumat, 01 Juli 2016

SAVE TO INDONESIA



SAVE TO INDONESIA
(Lindungi indonesia)
            Indonesia adalah Negara yang merdeka pada 17 agustus 1945 disaat itu adalah kemerdekaan yang dikorbankan dengan nyawa pemuda  melawan penjajahan yang melanda.  disaat Indonesia merdeka maka tersenyumlah Indonesia karena tidak ada lagi tumpah darah di sana. Tetapi pertanyaanya sekarang apakah Indonesia bisa terlindungi dengan kemerdekaannya? Dulu Indonesia dijajah dengan peperangan dan sekarang munkin dijajah dengan ekonomi  hingga menumpuk hutang hutang Indonesia bahkan anak cucu kita yang masih belum lahir, itu sudah menanggung hutang.
            Perlindungan Indonesia ada ditangan mereka para wakil rakyat Negara, mereka adalah DPR (sekelompok manusia yang diberi amanah oleh rakyat untuk menyalurkan aspirasi mereka). Betapa mulianya tugas mereka karena dengan mereka aspirasi rakyat dapat tersalurkan demi kemakmuran dan kesejahteraan kita. Tidak dapat dibayangkan apabila wakil rakyat tidak ada maka aspirasi rakyat tidak dapat tersalurka. Namun sebaliknya apabila amanah mulia ini diabaikan maka sulit kemakmuran dan kesejahteraan terwujud.
            Kenyataan di tengah masrakat (walaupun tidak semua) akan tetapi banyak dikalangan DPR yang telah melenceng dari misi yang mulia tersebut. Sehingga sering kita dengar “ free sex dan menerima harta secara illegal dikalangan DPR adalah hal yang biasa.” Kalau ini kenyataannya bagaimana rakyat bisa  makmur!
            Tak heran banyak orang yang enggan menyalurkan hak mereka dalam pemilihan legislatif, atau presiden. Gubernur dan bupati. Hal ini dikarenakan antara kampanye dengan realitas bertolak belakang 180 derajat.
            Apabila mereka( DPR atau lainnya) membuat slogan “aji mumpung” mereka tidak akan bisa berbuat banyak hal ini telah dialami oleh tentara thalut yang di abadikan dalam Al-Quran surat al baqaraoh ayat 249
            Ayat tersebut menggambarkan tentara thalut yang serakah, tidak tahan uji, mereka mengambil air di sungai over dosis pada hal instruksi allah SWT. Boleh mengambil air minum tapi jangan lebih dari satu gelas. Namun sebaliknya mereka beranggap “ air ini bersih, murni dan segar gratis pula!” air ini adalah untuk persiapan perairan kita apabila haus karena perang menghadapi jalut. Sehingga mereka mengambil air kelewatan batas.
            Apa yang terjadi! Justru sebaliknya, tentara thalut tidak mempunyai kemampuan sedikitpun untuk menghadapi raja jalut si raja dhalim itu.
            Ini adalah fakta sejarah bagaimana akibat orang yang serakah rakus dan tamak menggunakan dalil aji mumpung, mumpung berkuasa mumpung jadi presiden, mumpung jadi bupati, mumpung jadi kepala desa mereka ambil hak sewenang – wenangnya. Mereka mengambil harta secara illegal demi memuaskan nafsu belaka atau untuk menutupi biaya ketika mencalonkan diri menjadi DPR dan lainnya. Kalau ini yang terjadi maka tidak akan jauh dengan tentara thalut yang tidak mempunyai kemampuan untuk berperang sedikitpun,
            Indonesia adalah Negara yang memiliki tanah yang subur laksana surga, apabila ditanami tongkat maka akan menjadi pohon, tak heran kalau belanda merasa iri pada tanah Indonesia, namun ironesnya, kesuburan dan kemakmuran hanya dinikmati oleh segelintir orang, justru penduduknya masih banyak yang hidup di bawah garis kemiskinan, pengangguran dimana-mana, sarjana tapi ijazah tidak laku, bayi kurang gizi.
            Adalah fakta yang tak bisa kita pungkiri, bawa apabila wakil rakyat telah melenceng dari misinya maka mereka tidak akan bisa berbuat banyak terhadap kemakmuran rakyat. Hal ini adalah justru yang menanggung pedihnya adalah rakyat jelata.
            Ironisnya lagi memang indosnesia adalah Negara yang subur, tongkat ditanam akan menjadi pohon, sementara hutan, lautan yang membentang merupakan stok yang cukup untuk rakyat Indonesia,namun kenyataannya, justru sebaliknya berapa banyak rakyat Indonesia yang hijrah ke malaisiya, ke arab Saudi yang note benenya adalah pekerjaan yang kasar. Mengapa mereka hijrah? Jawabannya karena hidup di Indonesia tidak menjanjikan! Mengapa jawabannya demikian? Karena mereka tidak diberi kesempatan untuk menikmati hasil dari tanah airnya sendiri…..
            Semoga allah SWT. Memberikan hidayahnya kepada mereka  sehingga Mereka dapat melindungi indonisia. Amin….



·         Abd. Hamid
·         Penulis adalah mahasiswa STAI Al-khairat semester I, santri mambaul ulum bata bata

Tidak ada komentar:

Posting Komentar